Created on Wednesday, 22 February 2012 10:12
Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, ada 80 orang dokter umum di Papua yang mendapat beasiswa dari pemerintah pusat untuk mengambil program spesialisnya.
"Kementerian Kesehatan sendiri memberikan beasiswa kepada para dokter umum di Indonesia untuk mengambil spesialisnya. Khusus provinsi Papua, punya kuota 80 orang dokter," katanya kepada pers di sela-sela melakukan kunjungan kerja di Rumah Sakit umum Daerah Abepura, Jayapura, Selasa siang.
Menurut Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih, program demikian diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bidang kesehatan, serta pelayanan yang prima kepada masyarakat Indonesia, terutama di Papua.
"Ada juga program kualifikasi untuk para perawat dan tenaga medis lainnya," terangnya.
Pihak kementerian Kesehatan sendiri, lanjut dia, selalu memberikan perhatian lebih kepada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Papua, karena dianggap punya permasalahan dan tingkat kesulitan yang beda dengan daerah lainnya.
"Ada perbedaan permasalahan pelayanan kesehatan di Papua dengan provinsi lain. Dengan kunjungan kerja ini, kami bisa dapat banyak masukan demi solusi lebih baik kedepannya," ujar Menkes.
Dia juga merincikan, pemberian perhatian lebih dalam bidang kesehatan oleh pemerintah pusat pada provinsi Papua, antara lain seperti mengalokasikan anggaran kesehatan bagi provinsi Papua relative besar, dibanding daerah lainnya di Indonesia.
"Kementerian Kesehatan mengalokasikan anggaran yang besar bagi Papua. Itu sesuai instruksi bapak presiden Susilo Bambang Yudhoyono," paparnya.
Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih sendiri, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di kota Jayapura, antara lain mengunjungi RSUD Dok II Jayapura, RS Marthen Indey, RSUD Abepura dan RS Yowari, Sentani, Kabupaten Jayapura, sebelum akhirnya kembali ke Jakarta dengan pesawat komersial.
sumber : sehatnews.com