Created on Wednesday, 22 February 2012 10:11
Pengobatan penyakit kanker di Indonesia saat ini sudah setara dengan di luar negeri. Dengan demikian tidak perlu masyarakat Indonesia mesti pergi ke luar negeri misalnya Singapura bahkan Cina untuk sekadar menjalani pengobatan.
Ahli kanker dr Budi Harapan Siregar, Sp.BCKJ.Onk menjelaskan, pernah seorang pasien tumor tiroid dari Belanda justru dirujuk ke Indonesia, beberapa negara umumnya hanya menangani bedah untuk kasus kanker stadium awal saja.
Tetapi bagaimanapun juga mencegah agar tidak menderita kanker tetap merupakan hal utama.
Masyarakat sebaiknya mulai menjalani pola hidup sehat, daripada harus terkena penyakit ini selain biaya juga membuat produktivitas menjadi rendah, kata Budi.
Penyakit ini biasanya dialami saat berusia produktif 35 tahun ke atas, hampir 10 persen akibat keturunan, sedangkan sisanya akibat faktor pola makan yang salah serta kondisi lingkungan.
Budi mengatakan agar masyarakat mewaspadai penyakit ini, apabila menemukan benjolan yang tidak normal sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter untuk dilaksanakan pemeriksaan.
"Kami biasanya akan mengambil benjolan untuk dilakukan pemeriksaan, apabila hasil biopsi (pemeriksaan) ternyata ganas maka ada dua keputusan untuk diangkat atau cukup kemoterapi," ujar dia.
sumber : sehatnews.com